Kundalini hakikatnya

MENINGGALNYA ANAK IWAN FALS.

- Saya nggak menemukan SUWUNG bang. Padahal semua materi pelatihan yg kemarin di latih itu udah selesai saya latih kan. Itu kan kata abang?

+ Anda punya anak?

- Ada.

+ Berapa?

- 3 orang.

+ Ketiganya sehat dan anda tidak punya anak yg sudah meninggal? Maaf dengan pertanyaan nya.

- Santai bang.. saya ngerti maksud dari pertanyaan abang itu, ujung²nya mengedukasi.
Saya jawab.. nggak ada bang.

+ Anda pernah liat orang yang anaknya meninggal?

- Pernah la bang.. contohnya.. hmm..

+ Kalo yg pernah di tayangkan di tv itu.. Iwan Fals.

- Ya bang.. pernah.. liat di tv dan media lainnya.

+ Anda bisa ikut berempati pada kesedihan Iwan Fals, tapi bukan merasakan langsung. Anda belum menemukan perasaan yg di rasakan Iwan Fals.

- Ok bang.. 

+ Bagaimana anda bisa tau bahwa anda belum menemukan atau sudah menemukan SUWUNG, sebelum anda benar-benar menemukan SUWUNG?
Seperti yang saya maksudkan, anda belum pernah mengalami kematian anak tersayang. Bagaimana anda bisa tau bahwa ketika anda melihat kesedihan Iwan Fals kehilangan anaknya, perasaan yg muncul pada diri anda itu adalah perasaan kehilangan anak?
***

SUWUNG sajalah!!

Note : Hanya dua mangkok di bulan puasa ini. Tapi.. apa hubungannya dengan tulisan di atas ya?

Posting Komentar untuk "Kundalini hakikatnya "