parti 1


Akan bisa jadi melebar kemana-mana. Padahal itu hal sepele. Bapak mertua perintah agar anaknya diet. Biar langsing sehat. Terus saya tumpangi pendapat. 

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena laki-laki pasti mencintai keindahan dan kebaikan. 

Lantas langsung di cap suami ingin kawin lagi. Owalah. Padahal itu adalah hal-hal bercanda.  lumrah. 

Sama seperti orang yang bercandanya seperti ini.   Wanita adalah pintu rezeki. Lalu ada pria yang ngomong jadi kalau kalau wanitanya banyak, berarti rezekinya banyak.

Itu adalah hal-hal obrolan bercanda. Tapi di tanggapi serius. 

Saya sekarang hanya bisa menunggu. Sabar. Dianggap ngedol omongan bapak mertua lagi. Itu adalah bahan dasar guyonan saja. Semua juga bisa dijadikan guyonan. 

Wanita "tanpa ilmu" seperti itu tidak pantas ditanggapi. 

Sebagai suami kita harus memenuhi kebutuhan emosi pasangan juga. Jangan jadi pria adem-adem saja dan membosankan. Juga harus menjadi pria yang hot bagi perasaan istri. Meskipun itu tidak bisa dipahami pasangan kita. Agar kebutuhan emosi terpenuhi.

Tapi karena hal ini saya jadi tahu. Bahwa dulu mbokayau dan lilike katanya pernah ngejelekin aku. Sebelum menikah. Yang istri baru ngomong sekarang. Apakah harus aku tuntut sekarang. Dan harus ku benci sekarang. 

Yaa tentu tidaklah. Karena itu juga adalah bahan obrolan. Hiburan. Meskipun "menyakitkan" tapikan tetap saja itu bahan guyonan. Tergantung yang tidak perlu untuk kita beri fokus. 

Kita hanya perlu melihat dari sisi benarnya. Dan akhirnya dalam kondisi lucu sambil tidak penting seperti ini kita juga bisa membuka pikiran-pikiran istri yang tersembunyi.

Ibaratnya plonglah. Semua menjadi lebih terbuka. 

Istriku adalah selalu sumber inspirasiku. Dia adalah ayat Tuhan yang membuat aku selalu bersinar dalam intelektual ke dalam diri. 

Sekarang jadi bisa merasakan. Jangan pernah ada perpisahan dalam rumah tangga. Karena kasihan sang anak. Perasaan-perasaan simulasi dan halu yang muncul akan membawa kita banyak pelajaran. Wkwkw.









Posting Komentar untuk "parti 1"